YOUNG PROFESSIONALS ENCOUNTER NIGHT
(Pertemuan profesional muda untuk mengalami
Tuhan)
Selasa malam, 10 Maret 2026, di GPdI El Shaddai Newlife Church Sario, hujan turun cukup keras. Tetapi satu hal kami lihat dengan jelas : kerinduan untuk mengalami Tuhan lebih kuat daripada hujan yang turun dari langit.
Para profesional muda tetap datang. Mereka datang dari hari yang panjang, dari pekerjaan yang melelahkan, dari tekanan hidup yang tidak ringan. Tetapi malam itu mereka berhenti sejenak dari semua kesibukan itu untuk satu tujuan : mengalami Tuhan.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Fian Sumilat, M.Th, yang membedah tema dan clue yang saya berikan : "GENERASI NOTIFIKASI”
dengan sub judul :Arsitektur Keheningan di Tengah Deru Era Digital.
Kita hidup di zaman yang tidak pernah sunyi. Setiap hari manusia dibombardir oleh notifikasi, tuntutan, target, dan tekanan hidup. Dunia terus memaksa kita merespons segala sesuatu dengan cepat. Akibatnya banyak orang sibuk, tetapi kehilangan arah. Pikiran penuh, tetapi jiwa kosong.
Firman Tuhan mengingatkan kita satu hal :
manusia membutuhkan keheningan ilahi.
Tuhan tidak memanggil kita untuk terus reaktif terhadap semua suara dunia. Tuhan memanggil kita untuk belajar diam dan kembali mendengar suara-Nya. Sebab hidup yang kuat tidak dibangun oleh kesibukan, tetapi oleh kedekatan dengan Tuhan.
Pujian dan penyembahan dipimpin oleh Ibu Priscilia Saerang Rotinsulu, membawa jemaat masuk dalam hadirat Tuhan dengan suasana yang hangat dan penuh pengurapan.
Di akhir ibadah, pengurus Professional Muda GPdI ENLC — Ketua Bpk. Audy Manorek, Sekretaris Bpk. Arthur Lumape, dan Bendahara Bpk. Kiki Kandou — menyerahkan diakonia kasih kepada Bpk. Obert Tandiembong sehubungan dengan meninggalnya kakaknya di Toraja.
Namun sebuah momen yang sangat menyentuh terjadi. Setelah menerima diakonia tersebut, Bpk. Obert menyerahkannya kembali kepada pengurus Professional Muda GPdI ENLC. Sebuah tindakan sederhana yang mengingatkan kita bahwa di tengah dunia yang semakin individualistis, kasih dan kepedulian di dalam tubuh Kristus masih hidup.
Malam itu bukan sekadar ibadah.
Itu adalah panggilan bagi generasi yang terlalu sibuk.
Di tengah dunia yang terus berteriak meminta respons, Tuhan sedang mencari generasi yang masih mau berhenti, diam, dan mendengar suara-Nya.
Karena pada akhirnya, hidup tidak ditentukan oleh seberapa cepat kita menjawab notifikasi dunia,
tetapi oleh seberapa dalam kita mendengar suara Tuhan.
Nikmati Firman Kuasa dan BerkatNYA di "YOUNG PROFESSIONAL ENCOUNTER NIGHT" berikutnya dengan Tema 'GENERASI DOMPET BOCOR'