KEMARIN TANIA SAERANG TIDAK HANYA “SEMINAR PROPOSAL” — KEMARIN TANIA MENANG ATAS SATU TAHAP.
Kemarin di Universitas Samratulangi Manado, Tania Saerang berdiri dan menyelesaikan Seminar Proposal.
Bagi sebagian orang itu hanya agenda kampus.
Tapi bagi saya, itu momen peneguhan: ketika proses panjang, tekanan, revisi, dan pergumulan akhirnya bertemu dengan satu kalimat yang kuat: “Selesai.”
Karena mari jujur—seminar proposal bukan cuma soal slide dan presentasi. Itu arena. Itu ujian mental. Itu panggung pembuktian. Dan kemarin, Tania tidak mundur. Tania berdiri. Tania menjawab. Tania melewati.
Sebagai gembala, saya mengucapkan selamat dengan hati yang penuh syukur. Tania, kemarin adalah tanda bahwa Tuhan sedang membentukmu menjadi pribadi yang bukan hanya cerdas, tetapi tahan banting, tidak mudah goyah, dan mampu berdiri di bawah tekanan. Jangan berhenti di satu kemenangan.
Ini baru gerbang. Masih ada perjalanan — dan saya percaya, Tuhan akan menuntun sampai tuntas dengan hasil yang jauh lebih indah dari yang kamu bayangkan.
Ucapan selamat juga saya sampaikan bersama Ketua Rayon Moria, Pdt. Robby Rorong, S.Th. Karena Tania dan orang tua adalah bagian dari keluarga Rayon Moria. Sukacita ini bukan milik pribadi — ini sukacita satu rayon, satu keluarga rohani. Kami tahu : dibalik keberhasilan kemarin, ada doa orang tua, ada dukungan jemaat, ada tangan Tuhan yang bekerja diam-diam ketika tidak ada yang melihat.
Dan dari seluruh jemaat El Shaddai Newlife Church Manado, kami berkata satu suara : selamat, Tania! Kami bangga, kami bersukacita, dan kami berdiri dalam doa untuk tahap berikutnya. Kiranya Tuhan memberi hikmat, kesehatan, ketekunan, dan favor—sampai semuanya selesai dengan sempurna.
Kemarin kamu menyelesaikan seminar.
Tapi saya percaya, Tuhan sedang memulai bab yang lebih besar. Terus maju. Jangan gentar. Jangan padam. Karena tangan Tuhan menyertaimu.