Selamat Datang
di Gereja Kami
Menyebarkan Kasih dan Pengharapan — bertumbuh bersama dalam
Firman Tuhan.
Live Streaming tersedia saat jam Ibadah Raya.

RAPAT PLENO MAJELIS DAERAH GPdI SULAWESI UTARA

Bagikan Berita Ini:

Facebook WhatsApp Twitter

RAPAT PLENO MAJELIS DAERAH GPdI SULAWESI UTARA Selasa, 9 Februari 2026 | Pinilih.

Ini bukan sekadar rapat. Ini adalah ruang pemurnian arah, penajaman visi, dan peneguhan panggilan gereja Tuhan. Di Pinilih, Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara berkumpul dengan satu kesadaran yang sama: gereja tidak boleh berjalan karena kebiasaan, tidak boleh bergerak karena rutinitas, dan tidak boleh bertumbuh tanpa arah yang jelas dari Tuhan. Rapat Pleno ini dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, Pdt. Ivonne Awuy Lantu, dengan ketegasan rohani dan wibawa kepemimpinan yang lahir dari tanggung jawab di hadapan Allah. Sejak awal, atmosfer rapat terasa berat—bukan oleh tekanan manusia, tetapi oleh kesadaran bahwa setiap keputusan akan berdampak pada jiwa-jiwa.

Rapat diawali dengan Firman Tuhan dan doa, sebab gereja yang ingin kuat harus lebih dulu tunduk. Dari altar doa itulah agenda demi agenda dibedah dengan serius :

MUKERWIL, penggembalaan jemaat, PAW Majelis Wilayah, mutasi dan rotasi pelayanan, pengesahan pelayanan baru, hingga penataan kegiatan daerah, nasional, dan internasional. Di ruangan ini, tidak ada ruang untuk asal setuju. Tidak ada tempat untuk kepentingan pribadi.

Yang ada hanyalah satu pertanyaan besar : Apakah ini menyenangkan hati Tuhan dan membangun tubuh Kristus? Rapat ini bukan tentang memperbanyak program, tetapi memperdalam kualitas pelayanan. Bukan tentang memperluas struktur, tetapi memurnikan motivasi dan ketaatan. Kami percaya, dari Pinilih Tuhan sedang merapikan barisan-Nya. Yang setia diteguhkan. Yang siap diutus. Yang tidak sejalan diluruskan.

Majelis bersidang dengan gentar akan Tuhan. Gereja ditata tanpa kompromi. Dan Kristus—bukan manusia—tetap memerintah atas GPdI Sulawesi Utara. Ini bukan akhir rapat. Ini adalah awal dari langkah yang lebih serius, lebih dewasa, dan lebih bertanggung jawab di hadapan Tuhan.

Galeri Foto