“PELAYANAN TIDAK BOLEH BERJALAN TANPA ARAH DAN ARAH ITU HARUS DITETAPKAN DENGAN TAKUT AKAN TUHAN.”
Hari ini saya memimpin MUKERWIL Majelis Wilayah Kalawat II di Hotel Sutan Raja.
Bagi saya, ini bukan sekadar forum kerja atau agenda organisasi biasa. Ini adalah ruang untuk menyatukan arah, menegaskan visi, dan memastikan pelayanan Tuhan di wilayah ini tidak berjalan sendiri-sendiri.
Saya juga bersyukur karena dalam kesempatan ini saya selaku Majelis Daerah binaan Minut diberi kepercayaan untuk melayani Firman Tuhan.
Itu sebabnya saya percaya, MUKERWIL bukan hanya soal program, tetapi soal fondasi rohani di mana setiap keputusan harus lahir dari Firman dan tuntunan Tuhan.
Dalam momen ini saya juga bergambar bersama Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Pembina Minut I, Penasehat MD yaitu:
Pdt. Dr. Fian Rembet, M.Th
Pdt. Raymond Kolondam, M.Th
Pdt. Billy Sumeleh, M.Th
Pdt. Fanny Sondakh, M.Th
Pdt. V. Lukar, STh
Kebersamaan ini bagi saya bukan sekadar foto.
Ini adalah tanda bahwa pelayanan harus dijalankan dalam kesatuan, tanggung jawab, dan satu visi untuk kemajuan pekerjaan Tuhan.
Saya percaya, ketika pemimpin-pemimpin rohani duduk bersama, berdoa bersama, dan menyatukan langkah, maka gereja tidak hanya berjalan—
tetapi bergerak lebih kuat, lebih jelas, dan lebih berdampak.
Kalawat II tidak boleh biasa-biasa.
Pelayanan harus maju. Visi harus jelas.
Dan gereja Tuhan harus terus bergerak dalam kekuatan Firman dan tuntunan Roh Kudus. 


