Malam yang tidak akan kami lupakan.
Kamis, 22 Januari 2026 Jam 19.00-selesai
Langit Sario menjadi saksi perjumpaan ilahi dalam Ibadah Tengah Minggu — yang bukan sekadar ibadah rutin, tetapi reuni rohani penuh air mata dan jejak kenangan surgawi.
Pdt. Dr. Semuel Tandiasa :
Gembala GPdI El Azah Yogyakarta,
Ketua Majelis Daerah GPdI Jogja (2007–2012),
dan… mantan pengerja GPdI El Shaddai Sario (1978–1981) di bawah penggembalaan mendiang Pdt. Dr. NICKY J. Sumual, kembali naik mimbar gereja ini untuk menyampaikan Firman.
Tetapi malam ini, beliau hadir bukan hanya sebagai hamba Tuhan — beliau kembali sebagai saksi sejarah pelayanan.
Saat ini, beliau aktif mengajar di berbagai Sekolah Tinggi Teologi Kristen di Indonesia, dan telah menulis 12 buku teologi yang menjadi rujukan banyak pengkhotbah dan akademisi.
Beberapa di antaranya:
1. Kepemimpinan Gereja Lokal
2. Teologi Paulus
3. Teori-teori Eskatologi
4. Teologi Perjanjian Baru
5. Soteriologi
........,dan masih banyak lagi.
Usai ibadah, kami berfoto bersama: saya dan istri, para mitra gembala dan pasangan. Itu bukan sekadar dokumentasi — tetapi tanda bahwa kasih dan pengabdian tidak pernah mati.
Waktu boleh berlalu. Generasi boleh berganti.
Namun kasih yang tertanam di ladang pelayanan Tuhan…akan selalu tumbuh dan kembali berbunga di musim yang ditetapkan-Nya.
Terima kasih telah kembali, Pdt. Dr. Semuel Tandiasa.
Selamat datang di rumah rohani yang dulu Bapak ikut bangun dalam diam, doa, dan dedikasi.
Sekali El Shaddai, tetap El Shaddai.