Selamat Datang
di Gereja Kami
Menyebarkan Kasih dan Pengharapan — bertumbuh bersama dalam
Firman Tuhan.
Live Streaming tersedia saat jam Ibadah Raya.

Ketika Doa menjadi Toga

Bagikan Berita Ini:

Facebook WhatsApp Twitter

"Ketika Doa Menjadi Toga” Kemarin saya melihat sesuatu yang lebih dalam dari sekadar wisuda. Saya melihat doa yang akhirnya punya bentuk. Saya melihat kesetiaan yang akhirnya punya bukti.

Saya melihat Tuhan yang akhirnya berkata: “Sekarang, lihatlah—Aku genapkan.”

Dengan hati penuh syukur, saya bersukacita bersama keluarga Pdt. Bripda Pol. Hanny Pioh dan Ibu Indrawati Umboh, SE, karena anak mereka Joyselin Rachela Pioh, S.Ked kemarin resmi diwisuda sebagai Sarjana Kedokteran di Universitas Sam Ratulangi Manado.

Banyak orang melihat toga dan gelar. Saya melihat altar keluarga yang tidak pernah padam. Karena yang membawa Joyselin sampai ke titik ini bukan hanya kecerdasan—tetapi ketekunan, disiplin, dan terutama tangan Tuhan yang memimpin langkah demi langkah saat proses terasa panjang.

Joyselin, hari ini engkau memegang ijazah.

Tetapi ingat: Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk “menjadi.” Tuhan memanggilmu untuk menyembuhkan. Bukan hanya menyembuhkan tubuh, tetapi menghadirkan rasa aman bagi orang yang takut, harapan bagi orang yang lelah, dan martabat bagi orang yang sedang jatuh. Karena dokter yang besar bukan hanya yang paling pintar, tetapi yang paling berbelas kasih dan paling berintegritas.

Tentunya sukacita dan ucapan selamat dialami Ketua Rayon Sinai, Pdt. Martin Asaluy, S.Sos, yang bangga karena salah satu anggota jemaatnya telah mencapai musim kemenangan ini. Ini menjadi kesaksian bahwa rayon bukan hanya tempat ibadah—rayon adalah ladang pertumbuhan, tempat Tuhan membesarkan anak-anak-Nya sampai berdampak.

Dan atas nama seluruh jemaat GPdI Newlife Sario Manado, kami mengucapkan: selamat, Joyselin...!!!

Kami bukan hanya bangga—kami mendoakan.

Kiranya keberhasilan ini tidak membuatmu tinggi hati, tetapi membuatmu makin rendah hati.

Kiranya pencapaian ini bukan puncak, tetapi pintu.

Dan kiranya Tuhan menaruh di tanganmu bukan hanya kemampuan medis, tetapi juga urapan untuk menjadi berkat.

Sebab ketika Tuhan yang membuka musim, tidak ada yang bisa menutupnya.

Soli Deo Gloria. 

Galeri Foto